Thursday, November 15, 2012

the day of the half-deafen boy

Rabu, 14 November 2012


sudah siang Blour. btw ini jarang banget aku udah di rumah jam segini...jam 3 lebih 27 menit. biasanya masih nangkring di sekolah entah di bagian sekolah sebelah mana. atau lagi les. atau lagi kesasar #eh

rencananya aku mau ngganti les hari Senin kemarin, tapi nggak jadi. padahal aku udah bawa itu textbook yang tebelnya...bisa buat balok lenting lengan (?) uh -_- ini semua dikarenakan aku half-deaf. ya literary tuli sebelah :| bukan sepenuhnya tuli sih, masih bisa denger...tapi nggak terlalu jelas *pukpuk kuping* ini semua berawal pada pagi tadi. aku keburu-buru mandi, ya padahal masih jam 6 kurang itu, sekali-kali lah =) nah niatan untuk tampil bersih, aku bersihin telinga (ini sebenernya nggak bakal keliatan kecuali kalau udah berbulan-bulan) *jijik dhewe* NGGAK! NGGAK! nggak sekotor ituuuuuuu aaa ini belum lama dari terakhir kali aku bersihin kok T_T fine! anything you say Blour. yang jelas aku menjaga kebersihan!

nah, pagi ini aku membersihkan dengan cermat seperti biasa #wussah lalu aku teringat akan artikel mengenai pembersihan katakanlah "wax telinga" itu dengan menggunakan cotton bud yang ternyata hanya 20% kotoran akan dikeluarkan, dan JEEENG~ 80% terdesak ke dalam :| :| :| hng......aku sebelumnya nggak terlalu menghiraukan, since selama belasan tahun aku menggunakan cotton bud juga nggak masalah. EH TAPI! pagi ini semuanya berubah ketika negara api menyerang dengan suara hwuk hwuk hwuk dan hening.......aku tidak mendengar apa-apa lagi dari telinga kananku. aku standstill nggak gerak waktu itu. mencoba menekan dengan udara dari dalam, tapi nihil. kemudian panik. aku mulai masukin bertetes-tetes air ke telinga kanan dan ngangguk-nganggukin kepala ke kanan bawah berasa anak metal kena migrain -_- tujuannya biar itu nggak "kesumbat" lagi gitu. tapi nggak ngaruh ternyata. aaaaaaa kudu piye!!

akhirnya aku selesai siap-siap. udah mau berangkat dan aku belum ngasih tau keluargaku tentang ini. di rumah udah lumayan rame, sibuk semua, nanti ndak bikin pikiran..siapa tau nanti di jalan bisa plong :) cus. ngeeeeng. berangkat~ yang semula aku mikir semua bakal baik saja, turns out aku parno di jalan. wuuuuuung~ aku kaget! aku nggak denger motor dari belakang sebelah kananku :| terus...tin tiiiiiin~ aku kaget lagi..yang ini ditambah bingung. itu suara klakson siapa? darimana? dari motor yang mana? waaaaaaaaaa!! dan pagi itu adalah satu pagi yang penuh dengan ke-parno-an -_-

ceklik. aku matiin mesin motor, aku udah sampai sekolah dengan selamat *menghela nafas lega* masih lumayan sepi, jam 6:48. aku langsung ke kelas. duduk di belakang sendiri deret kedua. duduk bareng Sarwo, dan aku cerita ke dia tentang ini :| dan aku mendapat respon bahwa suaraku nggak kedengeran dengan jelas. well, practically gara-gara telingaku yang kanan ini. kamu tau kan Blour? kalau seumpama kamu nutup telingamu pakai jari, kamu ngomong dengan suara pelan akan terdengar keras. ini terjadi. uh. kenyataan nanti aku bakal jadi panelis diskusi panel yang notabene membutuhkan suara yang memadai dan pendengaran yang cukup untuk menangkap pertanyaan... gimana aku nggak setres -_- dan juga nanti bakalan ada vocab! VOCAB BLOUR! VOCAB!! mati aku. matiiiiiiiiiiiiiiiiii!!! apalagi aku baru baca-baca sekilas *mesem* *dadah dadah*

kabar baiknya adalah, vocabnya nggak jadi. since kelas XII IA 7 nggak vocab gara-gara menjalani uji coba UN, kelas XII IA 2 juga menawarkan diri untuk tidak vocab, so did my class! aah, bersyukurnya :) dan tentang aku jadi panelis, alhamdulillah suaraku kedengeran sampai belakang *nangis haru* dan nggak kerasa hari sudah berakhir ketika aku masih dalam keadaan teler setelah tidur cukup lama di kelas.

pada akhirnya aku memutuskan untuk tidak mengganti les dan langsung pulang aja. since aku nggak yakin bakalan so well ketika aku ikut les :| setelah sampai rumah pun aku tidur lagi (selo tenan) dan dibangunin bapak yang ternyata baru baca smsku kalau telingaku sakit... dan malemnya aku pergi ke dokter spesialis THT di dekat rumah. ah senengnya~ rumah pelosok gini ternyata dekat dengan kebutuhan :3 aku diapain dokter nggak usah aku ceritain. aku bingung menuangkannya dalam kata-kata, yang jelas berkesan~

so, tips of the day, Blour. cara bersihin telinga yang paling baik adalah dengan uang. sungguh, ini dokter yang bilang setelah aku tanya cara bersihin telinga selain pakai cotton bud :| dan sekedar info saja, bagi orang yang telinganya "mbakat" harus check-up rutin ke dokter. usahakan yang udah spesialis THT, begitu kata dokter :) so, mungkinkah kamu? semoga tidak ya O:)

ini sebuah pengalaman. bagaimana aku memahami bagaimana orang yang tuli sesungguhnya meskipun sangat sedikit. aku tidak bisa membayangkan, yang aku hanya half-deafen dan alhamdulillah hanya satu hari dengan mereka yang tidak dapat mendengar selama berhari-hari bahkan lebih.. well, semoga semua orang diberikan the best of their health :)

No comments:

Post a Comment